TUGAS INDIVIDU
SOFTSKILL ETIKA BISNIS#
NAMA : FELLY AULIA
KELAS : 4EA23
NPM : 13213399
Universitas Gunadarma
2016/2017
Mata Kuliah :
Etika Bisnis#
Sub Pokok Bahasan :
Etika Iklan
Iklan Yang Melanggar
Etika Bisnis Pada Cat Avian
Saat ini industri periklanan di Indonesia sedang mengalami masa yang besar,
seiring dengan bertambahnya jumlah produk yang mulai sadar bahwa iklan menjadi
salah satu media paling efektif dalam meningkatkan penjualan untuk mendapatkan
profit. Terlebih lagi saat ini strategi marketing juga sudah sangat berkembang,
dengan tidak hanya mengandalkan satu media untuk memasarkan sebuah produk atau
jasa.
Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan stimulus kepada orang yang
melihatnya untuk melakukan tindakan atau action yang berupa pembelian terhadap
sebuah produk dari brand tertentu, maka dari itu iklan yang ditayangkan harus
pula melihat dari sisi moral, etika, serta nilai-nilai yang berlaku di
masyarakat dimana iklan tersebut ditayangkan.
Saat ini banyak brand atau merek yang mengiklankan produknya di Indonesia
menggunakan eksekusi iklan sedikit “nakal” dengan mengumbar adegan erotisme dan
seksualitas, meskipun sebenarnya tidak ada kaitan antara produk yang di
iklankan tersebut dengan unsur-unsur erotisme dan seksualitas atau produk yang
hanya ditujukan untuk orang dewasa saja, hal inilah yang berbahaya karena
berarti iklan tersebut dapat tayang di media televisi khususnya di bawah pukul
22.00 yang menjadi batas minimal iklan tentang produk-produk yang hanya
dikhususkan untuk orang dewasa baru boleh ditayangkan di semua saluran televisi
nasional di Indonesia.
Solusi: Menurut saya, iklan cat tembok Avian ini melakukan pelanggaran kode etik.
Dengan bentuk pelanggaran yaitu penayangan secara close-up tubuh bagian paha
talent perempuan yang mengangkat roknya sesaat setelah di beritahu “awas cat basah”. Oleh talent pria yang
mengecat kursi itu tersebut. Iklan Avian ini dinilai melecehkan,
mengeksploitasi, dan mengobjekkan talent perempuan. Disamping itu, adegan dalam
iklan ini tidak di cantumkan kata-kata “Bimbingan
Orang Tua”.
Kesimpulan: Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan stimulus kepada orang yang
melihatnya untuk melakukan tindakan atau action yang berupa pembelian terhadap
sebuah produk dari brand tertentu, maka dari itu iklan yang ditayangkan harus
pula melihat dari sisi moral, etika, serta nilai-nilai yang berlaku di
masyarakat dimana iklan tersebut ditayangkan.
Sumber Refrensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar