Sabtu, 12 November 2016

TUGAS INDIVIDU ETIKA BISNIS#



TUGAS INDIVIDU
SOFTSKILL ETIKA BISNIS#



NAMA           : FELLY AULIA
KELAS          : 4EA23
NPM               : 13213399





Universitas Gunadarma
2016/2017


Mata Kuliah               : Etika Bisnis#
Sub Pokok Bahasan  : Etika Iklan

Iklan Yang Melanggar Etika Bisnis Pada Cat Avian
Saat ini industri periklanan di Indonesia sedang mengalami masa yang besar, seiring dengan bertambahnya jumlah produk yang mulai sadar bahwa iklan menjadi salah satu media paling efektif dalam meningkatkan penjualan untuk mendapatkan profit. Terlebih lagi saat ini strategi marketing juga sudah sangat berkembang, dengan tidak hanya mengandalkan satu media untuk memasarkan sebuah produk atau jasa.
Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan stimulus kepada orang yang melihatnya untuk melakukan tindakan atau action yang berupa pembelian terhadap sebuah produk dari brand tertentu, maka dari itu iklan yang ditayangkan harus pula melihat dari sisi moral, etika, serta nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dimana iklan tersebut ditayangkan.
Saat ini banyak brand atau merek yang mengiklankan produknya di Indonesia menggunakan eksekusi iklan sedikit “nakal” dengan mengumbar adegan erotisme dan seksualitas, meskipun sebenarnya tidak ada kaitan antara produk yang di iklankan tersebut dengan unsur-unsur erotisme dan seksualitas atau produk yang hanya ditujukan untuk orang dewasa saja, hal inilah yang berbahaya karena berarti iklan tersebut dapat tayang di media televisi khususnya di bawah pukul 22.00 yang menjadi batas minimal iklan tentang produk-produk yang hanya dikhususkan untuk orang dewasa baru boleh ditayangkan di semua saluran televisi nasional di Indonesia.
Solusi: Menurut saya, iklan cat tembok Avian ini melakukan pelanggaran kode etik. Dengan bentuk pelanggaran yaitu penayangan secara close-up tubuh bagian paha talent perempuan yang mengangkat roknya sesaat setelah di beritahu “awas cat basah”. Oleh talent pria yang mengecat kursi itu tersebut. Iklan Avian ini dinilai melecehkan, mengeksploitasi, dan mengobjekkan talent perempuan. Disamping itu, adegan dalam iklan ini tidak di cantumkan kata-kata “Bimbingan Orang Tua”.

Kesimpulan: Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan stimulus kepada orang yang melihatnya untuk melakukan tindakan atau action yang berupa pembelian terhadap sebuah produk dari brand tertentu, maka dari itu iklan yang ditayangkan harus pula melihat dari sisi moral, etika, serta nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dimana iklan tersebut ditayangkan.

Sumber Refrensi:
http://ridokrizky.blogspot.co.id/2016/10/iklan-yang-melanggar-etika-bisnis.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar